Asesmen Diagnosis Kognitif

Anda telah selesai memah mengenai asesmen diagnosis non kognitif. Jadi apakah yang dapat membantu guru untuk dapat melakukan asesmen non kognitif secara lebih efektif?

Benar! Kemampuan untuk melakukan strategi bertanya sangat membantu guru dalam melakukan asesmen diagnosis awal non kognitif.

Nah lalu bagaimana dengan asesmen diagnosis kognitif?

Asesmen diagnosis kognitif di sisi lain digunakan untuk:

  1. Mengidentifikasi capaian kompetensi siswa
  2. Menyesuaikan pembelajaran di kelas dengan kompetensi rata-rata siswa
  3. Memberikan kelas remedial atau pelajaran tambahan kepada siswa dengan kompetensi di bawah rata-rata.

Seperti halnya asesmen diagnosis non kognitif, asesmen diagnosis kognitif juga melalui tahapan persiapan, pelaksanaan, dan  tindak lanjut. Bagaimana penjelasannya? Silakan cermati infografis berikut ini.

Klik pada tombol “Tandai Telah Selesai” untuk melaporkan pada sistem bahwa Anda sudah menyelesaikan pelajaran pada modul ini.